Kantor Imigrasi Kelas I Malang. Jl. Raden Panji Suroso No.04 Malang, Telp. +62(341) 491039, Fax. +62(341) 482233 e-mail : [email protected]
Home

CAPACITY BUILDING

 

Pengembangan Kapasitas (Capacity Building) merupakan suatu proses pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan keahlian yang dimiliki oleh individu, kelompok atau organisasi serta sistem untuk memperkuat kemampuan diri, kelompok dan organisasi sehingga mampu mempertahankan diri/ profesinya ditengah perubahan yang terjadi secara terus menerus.

Seluruh jajaran Staff Kantor Imigrasi Kelas I malang dalam upaya mewujudkan pelayanan public yang prima di tuntut untuk menyajikan pelayanan yang ramah, nyaman, transparan, cepat dan tepat terhadap permohonan dokumen keimigrasian setiap jam kerjanya.

Capacity Building Kantor Imigrasi Kelas I Malang yang mengambil tempat di Bali pada tanggal 25-27 Maret 2016 merupakan kegiatan  yang diharapkan dapat :

1.       Mengurangi dan menghilangkan kinerja Pegawai yang buruk.

Dalam hal ini kegiatan pengembangan akan meningkatkan kinerja pegawai saat ini, yang dirasakan kurang dapat bekerja secara efektif dan ditujukan untuk dapat mencapai efektivitas kerja sebagaimana yang diharapkan sesuai dengan Tugas visi dan misi Imigrasi

2.       Meningkatkan produktivitas Pegawai

Dengan mengikuti kegiatan pengembangan berarti pegawai juga memperoleh tambahan ketrampilan dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pelaksanaan pekerjaan mereka. Dengan demikian diharapkan juga secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas kerjanya.

3.       Meningkatkan komitmen karyawan.

Dengan melalui kegiatan pengembangan, pegawai diharapkan akan memiliki persepsi yang baik tentang organisasi yang secara tidak langsung akan meningkatkan komitmen kerja pegawai serta dapat memotivasi mereka untuk menampilkan kinerja yang baik.

4.       Mengurangi turn over dan absensi.

Bahwa dengan semakin besarnya komitmen pegawai terhadap organisasi akan memberikan dampak terhadap adanya pengurangan tingkat turn over absensi

 

Dengan beberapa alasan tersebut diatas kegiatan Capacity Building yang diselenggarakan pada tanggal 25 s/d 27 maret 2016 diharapkan Staff Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Malang nantinya akan  dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal sehingga target dalam pelayanan permohonan keimigrasian terpenuhi.

RAPAT KOORDINASI PENERBITAN PASPOR RI BAGI CALON JAMAAH HAJI DI WILAYAH KERJA KANTOR IMIGRASI KELAS I MALANG

 

Kantor Imigrasi Kelas I Malang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah Direktorat Jenderal Imigrasi dalam naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berwenang untuk menerbitkan paspor bagi calon jamaah haji. Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Malang yang meliputi 4 (empat) kota dan 4 (empat) kabupaten yaitu ;

1.Kota Malang, 

2.Kota Batu,  

3.Kota Pasuruan,

4.Kota Probolinggo, 

5.Kabupaten Malang, 

6.Kabupaten Pasuruan, 

7.Kabupaten Probolinggo, 

8.Kabupaten Lumajang.

Untuk memaksimalkan pelayanan penerbitan paspor bagi Calon Jamaah Haji tahun 2016, pada tanggal 22 Maret 2016 Kantor Imigrasi Kelas I Malang mengadakan Rapat Koordinasi yang diikuti oleh Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kota dan kabupaten di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Malang.

Bapak Salman Faris Dalimunthe, SE., MM. selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rapat Koordunasi ini perlu dilakukan untuk mensinergikan dokumen persyaratan pengajuan permohonan untuk penerbitan paspor bagi Calon Jamaah Haji. 

Proses penerbitan paspor bagi Calon Jamaah Haji tahun 2016 akan dilaksanakan secara terpadu, yaitu pemohon datang langsung ke Kantor Imigrasi Kelas I Malang dengan membawa dokumen persyaratan yang diperlukan. Untuk persyaratan permohonan penerbitan paspor, masih tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya sesuai PP 31 tahun 2013 yaitu : KTP, KSK (Kartu Susunan Keluarga), Akta Kelahiran/Ijazah/Buku Nikah, Surat Kewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia, Surat Penetapan Ganti Nama bagi yang telah mengganti nama, dan paspor lama bagi yang telah memiliki serta melampirkan Surat Pengantar/Rekomendasi pembuatan Paspor dari Kementerian Agama wilayahnya masing-masing Calon Jamaah Haji. Selain persyaratan tersebut, terdapat persyaratan tambahan yang diminta oleh pemerintah Arab Saudi yaitu peneraan 3 (tiga) kata nama dalam paspor.

Pelayanan Paspor bagi Calon Jamaah Haji di Wilayah Kantor Imigrasi Kelas I Malang akan mulai dilaksanakan pada hari Senin tanggal 04 April 2016.

Salman Faris Dalimunthe, SE., MM. juga menekankan khususnya untuk paspor yang masa berlakunya 6 (enam) bulan atau kurang dan paspor hilang, untuk paspor yang masa berlakunya 6 (enam) bulan atau kurang, harus dilakukan penggantian. Sedangkan untuk paspor hilang, pemohon akan melewati proses tersendiri termasuk didalamnya laporan kepada pihak kepolisian dan proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas I Malang terhadap kehilangan dokumen paspornya.

Pada akhir sambutannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang berharap semua permasalahan dapat diselesaikan dalam rapat koordinasi ini, sehingga nantinya pada saat proses penerbitan paspor bagi calon jamaah haji tidak lagi ditemui permasalahan. 

Rapat koordinasi yang diikuti 3 instansi lintas kementerian berjalan sangat komunikatif. Ketiga instansi pemerintah tersebut saling melempar pertanyaan, saran, keluhan, dan kritikan. Rapat koordinasi perdana yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I Malang bersama Kantor Dispendukcapil dan Kantor Kemenag dari 4 kota dan 4 Kabupaten ini mengangkat berbagai permasalahan di lapangan yang selama ini terpendam dan tidak terselesaikan. Di ruangan aula Kantor Imigrasi Kelas I Malang inilah transparansi permasalahan lapangan dapat terlihat jelas, diantaranya masalah penerbitan KTP Elektronik, Buku Nikah yang tidak mencantumkan tempat dan tanggal lahir, ketidaksamaan data antara KTP/KK dengan Akta Kelahiran/Ijazah, dan berbagai permasalahan teknis di lapangan lainnya.

Pada akhirnya, rapat koordinasi yang berjalan alot selama hampir 4 jam ini menghasilkan beberapa kesepakatan yang tentunya tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Kesepakatan tersebut muncul sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah dalam melayani masyarakat yang dalam hal ini calon jamaah haji tahun 2016. Salah satu kesepakatan yang muncul ialah dalam menghadapi permasalahan yang merata di setiap daerah mengenai KTP Elektronik. Salah satu persyaratan permohonan paspor adalah KTP Elektronik, dimana sebagian calon jamaah haji diyakini masih belum memilikinya. Hal ini menjadi pembahasan yang cukup alot dan panas. Dalam rangka memperlancar kegiatan penerbitan paspor bagi calon jamaah haji, kantor dispenduk akan tetap mewajibkan calon jamaah haji untuk memiliki KTP Elektronik. Hal ini dilakukan untuk mempermudah calon jamaah haji dalam mengajukan permohonan penerbitan paspor. Namun, apabila dalam rentang waktu mendekati batas akhir penerbitan paspor, calon jamaah haji masih belum memiliki KTP Elektronik tapi sudah mengikuti proses perekaman data KTP Elektronik, maka Kantor Imigrasi Kelas I Malang masih dapat menerima KTP Non Elektronik akan tetapi harus disertai Surat Keterangan telah melakukan perekaman E-KTP yang dikeluarkan oleh Dispenduk sesuai dengan Surat Edaran dari Direktur Jenderal Imigrasi. Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten juga menyambut baik kesepakatan ini, mengingat hal tersebut  akan memudahkan dalam proses penyelenggaraan haji yang notabene merupakan proyek nasional yang dinahkodai oleh Kementerian Agama RI

 

 

Page 18 of 23

Profile Imigrasi Malang

Info Kontak

Jl. Raden Panji Suroso No.04 Malang

Telp. ( 0341) 491039, Fax. (0341) 482233


e-Mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Link Terkait

 

Statistik Pengunjung

Today718
Yesterday1374
This week3330
This month16241
Total369409

  • Visitor IP : 54.167.18.170
  • Operating System: unknown
Wednesday, 21 November 2018
Copyright © 2014 Kantor Imigrasi Kelas I Malang. All Rights Reserved.